Sosialisasi Restorative Justice Kepada Seluruh Hakim Pada Pengadilan Negeri Pontianak Kelas 1A

Pontianak, KalBar – Pada Selasa (26/07/2022), Ketua Pengadilan Negeri Pontianak Kelas 1A mengadakan sosialisasi terkait Restorative Justice kepada seluruh Hakim PN Pontianak Kelas 1A. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di ruang sidang Prof. Dr. Bagir Manan, S.H., M.H., MCL, dan diikuti oleh seluruh Hakim baik Hakim Karier maupun Hakim AdHoc.

Prinsip Restorative Justice merupakan salah satu prinsip penegakan hukum dalam penyelesaian perkara yang dapat dijadikan instrumen pemulihan dan telah dilaksanakan oleh Mahkamah Agung Republik Indonesia dalam bentuk pemberlakuan kebijakan baik PERMA maupun SEMA, akan tetapi pada pelaksanaannya sampai dengan saat ini masih belum optimal.

Keadilan Restoratif (Restorative Justice) sendiri merupakan alternatif penyelesaian perkara tindak pidana yang dalam mekanismenya berfokus pada pemidanaan yang diubah menjadi proses dialog (melibatkan pelaku, korban, keluarga, pelaku/korban, dan pihak lain yang terkait) untuk bersama-sama menciptakan kesepakatan atas penyelesaian perkara pidana yang adil dan seimbang bagi pihak korban maupun pelaku, dengan mengedepankan pemulihan kembali pada keadaan semula, dan mengembalikan pola hubungan baik dalam masyarakat.

Adapun maksud dan tujuan diadakannya sosialisasi Restorative Justice di lingkungan Pengadilan Negeri Pontianak Kelas 1A sesuai dengan SK Dirjen Badilum Nomor: 1691/DJU/SK/PS.00/12/2020 adalah untuk mereformasi criminal justice system yang selama ini masih mengedepankan hukuman penjara. Perkembangan sistem pemidanaan bukan lagi bertumpu pada pelaku, melainkan telah mengarah pada penyelarasan kepentingan pemulihan korban dan pertanggungjawaban pelaku tindak pidana tersebut.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *