Pontianak, KalBar – Pengadilan Negeri Pontianak menggelar kegiatan sosialisasi dan pencanangan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP), Sistem Informasi Pengawasan (SIWAS), dan Whistleblowing System (WBS) sebagai upaya memperkuat integritas lembaga peradilan, khususnya dalam pelayanan kepada masyarakat, pada Rabu 8 April 2026 di PN Pontianak.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Pontianak dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari aparatur pengadilan, tenaga keamanan internal, petugas kebersihan, hingga masyarakat pengguna layanan pengadilan.
Dalam sambutannya, Ketua PN Pontianak menegaskan bahwa penerapan SMAP di lingkungan pengadilan bukan sekadar formalitas administratif, melainkan komitmen nyata untuk membangun sistem peradilan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik penyuapan.
Ia juga mengajak seluruh pihak, khususnya masyarakat pengguna layanan, untuk turut berperan aktif dalam mendukung implementasi SMAP tersebut.
“Kami memohon dukungan seluruh masyarakat pengguna layanan agar tidak memberikan tip, hadiah, sogokan, janji, atau suap dalam bentuk apa pun kepada aparatur pengadilan. Selain itu, kami juga mengimbau agar tidak menghubungi aparatur pengadilan di luar mekanisme resmi, terutama terkait proses persidangan maupun layanan perkara,” tegasnya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa keberhasilan SMAP tidak hanya bergantung pada integritas aparatur pengadilan, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat sebagai pengguna layanan. Oleh karena itu, kesadaran kolektif untuk menolak praktik-praktik yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan menjadi kunci utama.
Selain SMAP, kegiatan ini juga mensosialisasikan pemanfaatan SIWAS sebagai sarana pengawasan berbasis teknologi serta WBS sebagai kanal pelaporan pelanggaran yang dapat diakses oleh masyarakat secara aman dan terjamin kerahasiaannya.
Dengan adanya pencanangan ini, PN Pontianak berharap dapat memperkuat budaya integritas dan akuntabilitas di lingkungan peradilan serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan mendapat respons positif dari para peserta yang hadir, sebagai wujud komitmen bersama dalam mewujudkan peradilan yang bersih dan berintegritas.
Tim Media PN.Pontianak
– PN Pontianak, Unggul, Bersama Kita Bisa –
