Pontianak, KalBar – Pontianak. Pengadilan Negeri Pontianak menggelar Rapat Tim Media Informasi Tahun 2026 di Ruang Command Center, Kamis (5/2/2026). Rapat yang dipimpin Ketua PN Pontianak I Dewa Gede Budhy Dharma Asmara ini menegaskan pentingnya penguatan informasi yang mutakhir guna menunjang pelayanan hukum serta meningkatkan kualitas layanan publik peradilan.
Pengadilan Negeri Pontianak terus mendorong optimalisasi keterbukaan informasi melalui penguatan kinerja Tim Kerja Manajemen Media. Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Tim Kerja Manajemen Media PN Pontianak Tahun 2026 yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga selesai di Ruang Command Center PN Pontianak. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua PN Pontianak I Dewa Gede Budhy Dharma Asmara. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Kerja Manajemen Media Indra Muharram, Wakil Ketua Tim Urif Syarifudin, serta seluruh anggota Tim Kerja Manajemen Media PN Pontianak.
Kegiatan ini mengusung tema “Membangun Informasi yang Up-to-Date Guna Menunjang Pelayanan Hukum.” Tema tersebut dipilih sebagai respons atas kebutuhan publik terhadap akses informasi peradilan yang cepat, akurat, dan mudah dijangkau. Dalam arahannya, Ketua PN Pontianak menegaskan bahwa media informasi memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan lembaga peradilan. Menurutnya, wajah institusi peradilan juga tercermin dari kualitas informasi yang disampaikan kepada masyarakat. “Media informasi sangat diperlukan dalam penyelenggaraan peradilan. Karena itu, kami berkomitmen meningkatkan kualitas dan kuantitas media informasi di Pengadilan Negeri Pontianak,” ujar I Dewa Gede Budhy Dharma Asmara.
Ia menambahkan, penguatan media tidak hanya menyangkut publikasi kegiatan, tetapi juga menyentuh aspek transparansi kinerja, pelayanan publik, serta edukasi hukum kepada masyarakat. Secara umum, rapat membahas langkah optimalisasi tim dalam meningkatkan produksi dan kualitas konten informasi sepanjang Tahun 2026. Fokus utama diarahkan pada penyediaan informasi yang relevan dengan kebutuhan publik serta mendukung reformasi birokrasi peradilan.
Tujuan yang ingin dicapai meliputi peningkatan kualitas dan kuantitas produk media informasi PN Pontianak, peningkatan mutu layanan publik, penyediaan akses langsung terkait tugas dan fungsi pengadilan, serta penguatan integritas aparatur dalam mewujudkan peradilan berkualitas. Selain pemaparan kebijakan, forum juga membuka ruang diskusi dan penyampaian saran dari anggota tim. Beberapa masukan strategis mengemuka, antara lain pembentukan email khusus yang terintegrasi dengan grup WhatsApp tim media sebagai pusat koordinasi dan distribusi informasi. Usulan tersebut dinilai penting untuk mempercepat alur komunikasi, memperjelas pembagian tugas, serta memastikan setiap produk informasi terpublikasi secara terukur dan terdokumentasi.
Di samping itu, rapat juga menyoroti perlunya pembenahan internal tim, khususnya dalam aspek produksi konten. Perbaikan mencakup perencanaan liputan, penulisan berita, dokumentasi visual, hingga kecepatan publikasi di berbagai kanal resmi pengadilan. Ketua Tim Kerja Manajemen Media Indra Muharram menegaskan kesiapan tim dalam menindaklanjuti arahan pimpinan. Ia menyatakan bahwa sinergi dan disiplin kerja menjadi kunci agar target peningkatan kualitas informasi dapat tercapai. Rapat berlangsung dinamis dengan pembahasan teknis yang terarah pada solusi. Seluruh anggota tim menyatakan komitmen untuk memperkuat kolaborasi dan meningkatkan profesionalitas pengelolaan media informasi lembaga.
Melalui rapat ini, PN Pontianak menegaskan komitmennya membangun sistem informasi peradilan yang lebih responsif, transparan, dan berintegritas. Penguatan Tim Kerja Manajemen Media diharapkan mampu mendorong pelayanan hukum yang semakin terbuka serta memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan.
